PALEMBANG, opsi.co.id | Ribuan guru dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Palembang turun ke jalan. Mereka tidak sekadar melangkah dalam barisan, tetapi membawa semangat kebersamaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Kegiatan Gerak Jalan PGRI dan Tenaga Kependidikan se-Kota Palembang itu diikuti keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palembang. Peserta berasal dari satuan pendidikan mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA, baik negeri maupun swasta.
Suasana semarak mewarnai kegiatan tersebut. Barisan para pendidik dan tenaga kependidikan menjadi gambaran kuatnya kebersamaan keluarga besar pendidikan Palembang dalam menyambut momentum kemerdekaan.
Wali Kota Palembang Drs Ratu Dewa, M.Si mengatakan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI semestinya tidak berhenti pada seremoni tahunan. Momentum kemerdekaan harus menjadi ruang untuk kembali menghidupkan nilai perjuangan, persatuan, gotong royong dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Menurut Ratu Dewa, gerak jalan memiliki pesan yang lebih luas daripada sekadar aktivitas bersama. Kekompakan barisan, kedisiplinan, ketertiban dan kemampuan menjaga ritme langkah mencerminkan nilai-nilai yang juga dibutuhkan dalam membangun kehidupan bermasyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus terus kita rawat. Kebersamaan, gotong royong, disiplin dan persatuan menjadi modal penting untuk membangun Kota Palembang,” ujarnya.
Ia menilai keterlibatan para guru dan tenaga kependidikan dalam kegiatan tersebut memiliki arti strategis. Sebab, pendidik bukan hanya bertugas menyampaikan pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga memiliki tanggung jawab membentuk karakter generasi muda.
Guru, kata dia, merupakan salah satu pilar utama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Di ruang kelas, para pendidik turut menanamkan nilai integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Karena itu, Ratu Dewa menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar PGRI Kota Palembang yang telah berpartisipasi dalam memeriahkan rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi antarguru dan tenaga kependidikan. Perbedaan satuan pendidikan, jenjang sekolah maupun bidang tugas, menurutnya, tidak semestinya menjadi sekat dalam membangun kebersamaan.
“Tujuan kita sama, yakni membangun daerah dan menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter dan mampu bersaing,” katanya.
Ratu Dewa juga mengingatkan peserta agar mengutamakan keselamatan selama mengikuti kegiatan. Kondisi cuaca dan kualitas udara yang kurang baik perlu menjadi perhatian, terutama bagi peserta yang beraktivitas di ruang terbuka.
Penggunaan masker, menjaga kondisi tubuh serta memperhatikan kondisi masing-masing peserta dinilai penting sebagai langkah perlindungan diri selama kegiatan berlangsung.
PGRI Dorong Kebersamaan Guru Terus Diperkuat
Sementara itu, Ketua PGRI Kota Palembang Dr. Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M. mengatakan, gerak jalan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antarguru dan tenaga kependidikan di Kota Palembang.
Menurut Zulinto, keluarga besar PGRI tidak hanya hadir ketika menjalankan tugas profesional di sekolah. Para guru juga perlu memiliki ruang untuk bertemu, bersilaturahmi dan membangun komunikasi lintas satuan pendidikan.
“Kegiatan ini menjadi momentum bagi keluarga besar PGRI Kota Palembang untuk memperkuat silaturahmi, kekompakan dan rasa persaudaraan. Kita ingin guru tidak hanya solid di sekolah, tetapi juga solid sebagai satu keluarga besar pendidikan,” ujarnya.
Ia mengatakan, semangat kemerdekaan memiliki relevansi kuat dengan dunia pendidikan. Para guru, kata Zulinto, memiliki tugas besar meneruskan cita-cita perjuangan bangsa melalui pendidikan.
Jika dahulu para pejuang berjuang mempertahankan kemerdekaan, kini perjuangan tersebut diteruskan melalui kerja keras mendidik anak-anak bangsa agar memiliki pengetahuan, keterampilan dan karakter yang kuat.
“Perjuangan guru hari ini adalah bagaimana kita mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan karakter dan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” katanya.
Zulinto mengapresiasi antusiasme para guru dan tenaga kependidikan yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi yang besar menunjukkan bahwa semangat kebersamaan di lingkungan pendidikan Kota Palembang tetap terjaga.
Ia berharap kegiatan semacam itu tidak berhenti sebagai agenda peringatan HUT Kemerdekaan, tetapi dapat menjadi energi positif untuk memperkuat kolaborasi antara PGRI, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
“PGRI akan terus mendorong kegiatan yang memperkuat persatuan, meningkatkan profesionalisme dan menjaga marwah guru. Karena ketika guru kuat dan solid, pendidikan juga akan semakin kuat,” tegasnya.
Gerak jalan itu pun menjadi gambaran sederhana tentang pentingnya bergerak dalam satu arah. Ribuan langkah yang ditempuh para guru dan tenaga kependidikan menyiratkan pesan bahwa pendidikan membutuhkan kebersamaan, konsistensi dan semangat untuk terus maju.
Di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, soliditas para pendidik menjadi modal penting. Sebab, dari tangan dan keteladanan merekalah generasi penerus bangsa dipersiapkan untuk melanjutkan perjalanan Indonesia ke masa depan.




















