PALEMBANG, opsi.co.id | Suasana haru dan penuh syukur mewarnai kedatangan rombongan jemaah haji kloter pertama Debarkasi Palembang yang tiba di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Selasa (2/6/2026) pagi.
Sebanyak 443 jemaah dan petugas haji asal Kabupaten OKU Timur serta Banyuasin kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Pesawat yang membawa rombongan tersebut mendarat sekitar pukul 06.25 WIB atau mengalami keterlambatan sekitar 20 menit dari jadwal semula. Meski demikian, seluruh jemaah tiba dalam kondisi selamat dan sehat setelah menempuh perjalanan udara selama kurang lebih sembilan jam dari Jeddah menuju Palembang.
Kedatangan kloter perdana ini menjadi penanda dimulainya proses pemulangan ribuan jemaah haji asal Sumatera Selatan yang telah menyelesaikan ibadah di Arab Saudi.
Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, hadir langsung di Asrama Haji Palembang untuk menyambut para tamu Allah tersebut. Ia mengaku bersyukur karena seluruh jemaah kembali dalam kondisi baik dan penuh semangat.
“Alhamdulillah, hari ini kita menyambut kepulangan jemaah haji kloter pertama asal OKU Timur. Setelah menempuh perjalanan panjang dari Jeddah, seluruh jemaah tiba dengan selamat dan dalam kondisi sehat,” ujarnya.
Menurut Cik Ujang, wajah-wajah bahagia para jemaah menjadi gambaran keberhasilan pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Meskipun tampak kelelahan akibat perjalanan panjang, para jemaah tetap terlihat ceria dan antusias untuk segera berkumpul kembali dengan keluarga.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah mendampingi dan melayani jemaah selama berada di Tanah Suci, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan ke Indonesia.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan mabrurah serta mampu menjaga nilai-nilai ibadah yang telah diperoleh selama di Tanah Suci,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin, menjelaskan bahwa kloter pertama yang tiba di Palembang berjumlah 443 orang, terdiri atas 438 jemaah dan lima petugas pendamping.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 437 jemaah berasal dari Kabupaten OKU Timur dan satu jemaah berasal dari Kabupaten Banyuasin. Selain itu terdapat satu Petugas Haji Daerah (PHD) serta empat petugas kloter yang turut mendampingi perjalanan.
“Jumlah jemaah yang kembali sama dengan saat diberangkatkan dari embarkasi. Alhamdulillah, kloter pertama ini pulang dalam keadaan utuh sebagaimana saat berangkat,” kata Arkan.
Ia menuturkan, secara umum kondisi kesehatan para jemaah cukup baik. Tidak ada jemaah yang membutuhkan penanganan medis khusus saat tiba di Palembang. Seluruh proses kedatangan dan pemeriksaan kesehatan berlangsung lancar sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Arkan menambahkan, setelah menyelesaikan proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Palembang, para jemaah akan dipulangkan ke daerah masing-masing menggunakan transportasi yang telah disiapkan pemerintah kabupaten.
Menurut dia, antusiasme para jemaah sangat terlihat sejak turun dari pesawat. Banyak di antara mereka yang tidak sabar untuk segera bertemu kembali dengan keluarga setelah lebih dari satu bulan menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Saya melihat para jemaah sangat bahagia. Wajah mereka tampak ceria dan penuh rasa syukur karena akhirnya bisa kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.
Di sisi lain, Arkan juga menyampaikan kabar duka terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Hingga awal masa pemulangan, tercatat empat jemaah dari wilayah kerja Debarkasi Palembang meninggal dunia di Arab Saudi.
Dari jumlah tersebut, tiga orang merupakan jemaah asal Sumatera Selatan dan satu orang berasal dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Seluruh jemaah yang wafat tersebut meninggal beberapa waktu lalu saat menjalani rangkaian ibadah haji. Kami turut berduka cita dan mendoakan agar seluruh amal ibadah mereka diterima Allah SWT,” katanya.
Meski demikian, secara keseluruhan proses penyelenggaraan dan pemulangan jemaah haji Debarkasi Palembang hingga saat ini berjalan lancar. Pemerintah berharap seluruh jemaah yang telah kembali ke Tanah Air dapat menjadi teladan di tengah masyarakat serta membawa semangat kebaikan yang diperoleh selama menunaikan rukun Islam kelima.




















