Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner 728x250
Berita

Gaji Ke-13 Tak Kunjung Cair, Guru di Palembang Mulai Resah: “Hak Kami Jangan Digantung Tanpa Kepastian”

15
×

Gaji Ke-13 Tak Kunjung Cair, Guru di Palembang Mulai Resah: “Hak Kami Jangan Digantung Tanpa Kepastian”

Sebarkan artikel ini
Poto Ilustrasi : Belum cair, keresahan mulai terasa. Gaji ke-13 yang dinanti ribuan guru ASN di Palembang hingga kini belum seluruhnya terealisasi. Di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang tahun ajaran baru, para guru berharap pemerintah segera memberikan kepastian pencairan.
Poto Ilustrasi : Belum cair, keresahan mulai terasa. Gaji ke-13 yang dinanti ribuan guru ASN di Palembang hingga kini belum seluruhnya terealisasi. Di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang tahun ajaran baru, para guru berharap pemerintah segera memberikan kepastian pencairan.
Example 468x60

PALEMBANG, opsi.co.id |Memasuki pekan kedua Juni 2026, harapan ribuan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Palembang untuk menerima gaji ke-13 masih belum menjadi kenyataan. Dana yang setiap tahun dinantikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak dan kebutuhan rumah tangga itu hingga kini belum masuk ke rekening sebagian guru.

Kondisi tersebut mulai memunculkan kegelisahan di kalangan tenaga pendidik. Pasalnya, pencairan gaji ke-13 bertepatan dengan meningkatnya kebutuhan keluarga menjelang tahun ajaran baru, mulai dari pembelian seragam, buku pelajaran, perlengkapan sekolah hingga berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

Example 300x600

Yuni (42), bukan nama sebenarnya, seorang guru sekolah dasar negeri di Palembang, mengaku terus memantau rekening pribadinya sejak awal Juni. Namun hingga Senin (8/6/2026), dana yang ditunggu-tunggu itu belum juga diterima.

“Setiap hari saya cek rekening karena berharap sudah masuk. Sampai sekarang belum ada. Padahal kebutuhan sekolah anak sudah mulai harus dipersiapkan,” ujarnya.

Menurut Yuni, gaji ke-13 memiliki arti penting bagi sebagian besar keluarga ASN. Dana tersebut bukan sekadar tambahan penghasilan, melainkan telah menjadi bagian dari perencanaan keuangan keluarga setiap tahunnya.

“Banyak guru yang sudah mengalokasikan gaji ke-13 untuk kebutuhan pendidikan anak. Ketika belum cair, tentu perencanaan itu menjadi terganggu,” katanya.

Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut pengeluaran semakin besar, keterlambatan pencairan gaji ke-13 dirasakan cukup memberatkan. Sejumlah guru mengaku terpaksa menggunakan tabungan yang sebelumnya disiapkan untuk kebutuhan lain.

Bahkan, tidak sedikit yang harus menunda pembelian perlengkapan sekolah maupun kebutuhan keluarga karena masih menunggu kepastian pencairan.

Andi, nama samaran seorang guru SMP negeri di Palembang, mengaku mulai mempertanyakan lambannya proses pencairan tersebut. Menurutnya, para guru tidak mempersoalkan apabila ada tahapan administrasi yang harus diselesaikan, namun mereka berharap adanya informasi yang jelas dan terbuka dari pihak terkait.

“Kami memahami ada prosedur dan mekanisme yang harus dijalankan. Tetapi setidaknya ada kepastian kapan akan dibayarkan. Jangan sampai guru hanya menunggu tanpa informasi yang jelas,” katanya.

Ia menambahkan, gaji ke-13 merupakan hak pegawai yang telah diatur pemerintah dan setiap tahun selalu menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga daya beli ASN.

“Kalau ada keterlambatan, tentu wajar jika muncul pertanyaan dari para guru. Apalagi kebutuhan saat ini tidak bisa ditunda,” ujarnya.

Sejumlah guru berharap pemerintah daerah segera memberikan penjelasan resmi terkait proses pencairan gaji ke-13. Transparansi informasi dinilai penting untuk menghindari berbagai spekulasi yang berkembang di kalangan ASN.

Menurut para guru, kepastian jadwal pencairan jauh lebih dibutuhkan dibandingkan sekadar menunggu tanpa informasi yang jelas. Sebab, banyak keluarga ASN yang telah menyusun rencana keuangan berdasarkan jadwal pembayaran gaji ke-13 yang selama ini menjadi kebijakan rutin pemerintah.

“Kalau memang masih proses administrasi, sampaikan secara terbuka. Kami hanya ingin mengetahui kepastiannya sehingga bisa mengatur kebutuhan keluarga dengan baik,” kata Yuni.

Di tengah berbagai kebutuhan yang terus meningkat, para guru berharap pencairan gaji ke-13 dapat segera direalisasikan. Selain membantu kebutuhan pendidikan anak, dana tersebut juga menjadi penyangga ekonomi keluarga ASN yang menghadapi berbagai kenaikan biaya hidup.

Keterlambatan pencairan, meski hanya beberapa hari, dinilai berdampak pada perencanaan keuangan ribuan keluarga guru yang telah menunggu sejak awal bulan.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah guru ASN di Kota Palembang mengaku masih belum menerima gaji ke-13. Mereka berharap pemerintah segera memberikan kepastian sekaligus mempercepat proses penyaluran agar hak para tenaga pendidik tidak berlarut-larut tertunda.

Bagi para guru, persoalan ini bukan semata soal nominal uang yang akan diterima. Lebih dari itu, yang mereka tunggu adalah kepastian atas hak yang telah dijanjikan dan menjadi bagian dari penghargaan negara terhadap pengabdian para pendidik di ruang-ruang kelas.

 

Example 300250
Example 120x600