Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner 728x250
Berita

ASAS Berjalan Lancar, SMKN Sumsel Matangkan PKL dan Sertifikasi Kompetensi Nasional

19
×

ASAS Berjalan Lancar, SMKN Sumsel Matangkan PKL dan Sertifikasi Kompetensi Nasional

Sebarkan artikel ini
Siswa SMK Negeri Sumatera Selatan mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) dengan tertib dan disiplin di ruang ujian, Palembang, Rabu (10/6/2026). Di tengah pelaksanaan evaluasi akademik, sekolah juga mematangkan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan sertifikasi kompetensi nasional sebagai upaya menyiapkan lulusan yang terampil, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.
Siswa SMK Negeri Sumatera Selatan mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) dengan tertib dan disiplin di ruang ujian, Palembang, Rabu (10/6/2026). Di tengah pelaksanaan evaluasi akademik, sekolah juga mematangkan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan sertifikasi kompetensi nasional sebagai upaya menyiapkan lulusan yang terampil, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.
Example 468x60

PALEMBANG, opsi.co.id |Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) di SMK Negeri Sumatera Selatan memasuki hari ketiga dengan suasana yang tertib, aman, dan kondusif. Di tengah berlangsungnya evaluasi akademik tersebut, sekolah vokasi unggulan milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ini juga terus mempersiapkan peserta didiknya menghadapi dunia kerja melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) serta sertifikasi kompetensi nasional.

Ratusan siswa mengikuti ASAS dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Seluruh proses ujian berlangsung di bawah pengawasan ketat guna menjamin objektivitas penilaian, transparansi pelaksanaan, serta menjaga integritas akademik.

Example 300x600

Kepala SMK Negeri Sumatera Selatan, Drs. Zulkarnain, M.T., mengatakan ASAS merupakan bagian penting dalam mengukur capaian pembelajaran siswa selama satu semester, baik pada mata pelajaran umum maupun kompetensi keahlian yang menjadi karakter utama pendidikan vokasi.

“ASAS menjadi salah satu instrumen untuk mengevaluasi hasil belajar siswa. Namun, hasil ujian bukan satu-satunya faktor yang menentukan kenaikan kelas. Sekolah juga mempertimbangkan berbagai aspek lain seperti tugas harian, proyek pembelajaran, kehadiran, sikap, hingga hasil rapat dewan guru,” ujar Zulkarnain.

Ia menjelaskan, sekolah tetap memberikan kesempatan kepada siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar melalui program remedial sehingga mereka memiliki peluang untuk memperbaiki capaian akademiknya.

Hingga hari ketiga pelaksanaan, panitia mencatat tidak ada kendala berarti. Tingkat kehadiran siswa tergolong tinggi dan seluruh peserta mengikuti ujian sesuai tata tertib yang berlaku.

Namun bagi SMKN Sumsel, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik. Karena itu, sekolah mulai memfokuskan perhatian pada persiapan siswa menghadapi dunia kerja melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dijadwalkan berlangsung mulai Juli 2026.

Program PKL akan dilaksanakan selama enam bulan di berbagai perusahaan dan industri yang telah menjalin kerja sama dengan sekolah, mulai dari sektor manufaktur, bengkel modern, hingga berbagai bidang jasa yang relevan dengan kompetensi keahlian siswa.

Sebagai bekal sebelum memasuki lingkungan kerja sesungguhnya, para siswa saat ini mengikuti pembekalan intensif yang mencakup penguatan karakter, budaya kerja industri, etika profesi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga peningkatan keterampilan teknis sesuai bidang masing-masing.

“Melalui pembekalan ini kami ingin memastikan siswa benar-benar siap menghadapi dunia kerja. Mereka harus memiliki mental yang kuat, disiplin, mampu bekerja dalam tim, serta memahami standar dan budaya kerja yang berlaku di industri,” jelasnya.

Menurut Zulkarnain, pendidikan vokasi tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran teori di ruang kelas. Pengalaman langsung di dunia usaha dan dunia industri menjadi faktor penting dalam membentuk lulusan yang profesional, kompeten, dan siap bersaing.

Selain mempersiapkan PKL, SMKN Sumsel juga tengah menggelar bimbingan teknis bagi siswa yang akan mengikuti uji sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sertifikasi tersebut mencakup berbagai bidang keahlian, antara lain teknik kendaraan ringan dan teknik sepeda motor melalui skema otomotif, teknik pemesinan dan pengelasan melalui bidang logam dan mesin, serta teknik instalasi tenaga listrik dan teknik mekatronika melalui bidang kelistrikan.

Program sertifikasi kompetensi ini menjadi langkah strategis sekolah dalam meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memperkuat daya saing mereka di dunia kerja. Siswa yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat kompetensi nasional yang diakui oleh dunia usaha dan dunia industri.

“Proses pengujian dilakukan oleh asesor eksternal yang memiliki lisensi resmi sehingga hasilnya objektif, profesional, dan memiliki kredibilitas yang tinggi,” kata Zulkarnain.

Ia menambahkan, program sertifikasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri. Meski demikian, keterbatasan kuota membuat belum seluruh siswa dapat mengikuti program tersebut.

“Kami berharap siswa yang mendapat kesempatan mengikuti sertifikasi dapat memanfaatkannya secara maksimal. Sertifikat kompetensi menjadi bukti pengakuan atas kemampuan yang dimiliki dan akan menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan sertifikat kompetensi berlogo Garuda yang diterbitkan oleh lembaga sertifikasi berlisensi BNSP akan meningkatkan kepercayaan industri terhadap kompetensi lulusan SMK.

Dengan pelaksanaan ASAS yang berjalan lancar, persiapan PKL yang terus dimatangkan, serta program sertifikasi kompetensi yang mulai digulirkan, SMK Negeri Sumatera Selatan menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, pengalaman industri, serta sertifikasi yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia kerja modern yang semakin kompetitif.

Melalui berbagai program tersebut, SMKN Sumsel terus memperkuat posisinya sebagai sekolah vokasi yang berorientasi pada kebutuhan industri dan pengembangan sumber daya manusia unggul untuk masa depan Sumatera Selatan.

Example 300250
Example 120x600