Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner 728x250
Berita

43 Kepala Sekolah Dilantik, Pemprov Sumsel Perkuat Fondasi Pendidikan dan Pembentukan Karakter Siswa

47
×

43 Kepala Sekolah Dilantik, Pemprov Sumsel Perkuat Fondasi Pendidikan dan Pembentukan Karakter Siswa

Sebarkan artikel ini
Tongkat estafet kepemimpinan pendidikan kembali bergerak. Sebanyak 43 kepala sekolah dan 16 pejabat fungsional resmi dilantik Pemprov Sumsel untuk memperkuat kualitas sekolah, meningkatkan prestasi siswa, serta menyiapkan generasi unggul yang mampu bersaing di masa depan.
Tongkat estafet kepemimpinan pendidikan kembali bergerak. Sebanyak 43 kepala sekolah dan 16 pejabat fungsional resmi dilantik Pemprov Sumsel untuk memperkuat kualitas sekolah, meningkatkan prestasi siswa, serta menyiapkan generasi unggul yang mampu bersaing di masa depan.
Example 468x60

PALEMBANG, opsi.co.id |Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat sektor pendidikan melalui pelantikan puluhan kepala sekolah dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan yang profesional dan berorientasi pada peningkatan sumber daya manusia.

Sebanyak 59 pejabat resmi dilantik oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, di Gedung Serbaguna UPTD Balai Pengembangan Pendidikan dan Kejuruan (BPPK) Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Senin (8/6/2026).

Example 300x600

Pelantikan tersebut terdiri atas 43 kepala sekolah, tiga pejabat fungsional administrasi kesehatan, 12 pejabat fungsional pengadaan barang dan jasa, serta satu pejabat fungsional peneliti ahli utama.

Bagi Pemerintah Provinsi Sumsel, pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan administratif. Lebih dari itu, mutasi, rotasi, dan promosi yang dilakukan merupakan bagian dari proses penyegaran organisasi sekaligus hasil evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur yang selama ini mengemban amanah di bidang pendidikan.

Sekda Sumsel Edward Candra menegaskan bahwa para kepala sekolah yang dilantik memegang peranan penting dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing. Menurut dia, kepala sekolah tidak hanya bertugas mengelola administrasi, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan yang mampu melahirkan generasi unggul dan berkarakter.

“Menjadi kepala sekolah adalah amanah yang mulia sekaligus tanggung jawab yang besar. Keberhasilan sekolah tidak hanya diukur dari aspek administratif, tetapi juga dari prestasi akademik peserta didik, pembinaan karakter, penguatan mental spiritual, hingga pembentukan etika dan budaya positif di lingkungan sekolah,” ujar Edward.

Ia menekankan bahwa kepala sekolah harus hadir sebagai figur teladan bagi seluruh warga sekolah. Kepemimpinan yang baik, menurutnya, akan menciptakan iklim pendidikan yang sehat, produktif, dan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi pembelajaran.

Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan publik.

Edward juga mengingatkan pentingnya sinergi antara seluruh satuan pendidikan dengan pemerintah daerah dalam mendukung visi pembangunan Sumatera Selatan, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Investasi terbesar sebuah daerah adalah pendidikan. Karena itu, seluruh kepala sekolah harus mampu menerjemahkan program-program pemerintah ke dalam langkah nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas peserta didik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Monday, memastikan bahwa seluruh proses mutasi, rotasi, dan promosi jabatan kepala sekolah telah dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa pengangkatan kepala sekolah mengacu pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah serta rekomendasi yang diproses melalui sistem aplikasi KSPS.

Menurut Monday, setiap tahapan telah melalui proses verifikasi administrasi yang ketat guna memastikan seluruh pejabat yang dilantik memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

“Semua proses dilakukan sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku. Jika masih terdapat dokumen yang belum lengkap dalam sistem, maka harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum pelantikan dilaksanakan. Karena itu, pelantikan baru dapat dilakukan hari ini setelah seluruh persyaratan terpenuhi,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Monday juga memaparkan perkembangan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang saat ini menjadi perhatian masyarakat menjelang tahun ajaran baru.

Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan SPMB tahap pertama telah berjalan dengan baik dan hasil seleksi telah diumumkan pada 6 Juni 2026. Adapun tahap kedua dijadwalkan mulai dibuka pada 15 Juni mendatang.

Menurutnya, hingga saat ini proses penerimaan peserta didik baru berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. Dinas Pendidikan juga terus membuka ruang pengaduan bagi masyarakat guna memastikan seluruh tahapan berjalan secara transparan dan akuntabel.

“Hingga saat ini belum terdapat pengaduan yang signifikan. Namun, kami tetap membuka kanal pengaduan agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi maupun kendala yang dihadapi selama proses SPMB berlangsung,” katanya.

Monday mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat, terutama terkait pemahaman mengenai sistem domisili dalam penerimaan siswa baru.

Ia menjelaskan bahwa penerimaan peserta didik tidak semata-mata ditentukan oleh faktor kedekatan jarak tempat tinggal dengan sekolah tujuan. Sistem yang diterapkan juga mempertimbangkan capaian akademik dan sejumlah indikator lain yang telah ditetapkan dalam regulasi.

Karena itu, masyarakat diharapkan dapat memahami mekanisme seleksi secara utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam proses penerimaan siswa baru.

Pelantikan puluhan pejabat pendidikan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam membangun sistem pendidikan yang semakin berkualitas, merata, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan hadirnya kepemimpinan baru di berbagai satuan pendidikan, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan sekaligus mencetak generasi muda Sumsel yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Example 300250
Example 120x600