Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner 728x250
Berita

Gibran Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Sehari Pencarian di Sungai Enim

7
×

Gibran Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Sehari Pencarian di Sungai Enim

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Gibran Farelio (12), siswa kelas VI SD yang ditemukan meninggal di tepian Sungai Enim, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Selasa (28/7/2026). Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal dilaporkan tenggelam setelah hampir satu hari dilakukan pencarian.
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Gibran Farelio (12), siswa kelas VI SD yang ditemukan meninggal di tepian Sungai Enim, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Selasa (28/7/2026). Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal dilaporkan tenggelam setelah hampir satu hari dilakukan pencarian.
Example 468x60

MUARA ENIM, opsi.co.id | Operasi pencarian terhadap Gibran Farelio, 12 tahun, siswa kelas VI sekolah dasar yang dilaporkan tenggelam di Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, berakhir dengan duka. Setelah hampir satu hari dilakukan penyisiran, tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa, 28 Juli 2026, sekitar pukul 17.20 WIB.

Jasad korban ditemukan mengapung di tepian Sungai Enim, tepatnya di kawasan Lesehan Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul. Lokasi penemuan berjarak sekitar satu kilometer dari titik korban terakhir terlihat tenggelam.

Example 300x600

Tim SAR gabungan segera mengevakuasi jenazah dari lokasi penemuan. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia mengatakan seluruh personel SAR telah mengerahkan upaya maksimal sejak laporan diterima hingga korban berhasil ditemukan.

“Atas nama Basarnas, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami juga mengapresiasi seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian,” kata Raymond.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing.

Operasi pencarian melibatkan Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, PT Bukit Asam, PT Pama, PT SBS, para relawan, serta warga sekitar.

Sebelumnya, Gibran dilaporkan tenggelam saat mandi bersama dua rekannya di Sungai Enim, Dusun Bukit Agung, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, pada Senin, 27 Juli 2026, sekitar pukul 14.50 WIB. Korban diduga terseret arus dan tidak sempat menyelamatkan diri.

Basarnas mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai maupun perairan terbuka, terutama pada musim ketika arus sungai dapat berubah secara tiba-tiba. Orang tua juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak mandi atau berenang tanpa pendampingan.

“Kewaspadaan dan pengawasan orang tua merupakan langkah penting untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa,” ujar Raymond.

Basarnas mengimbau masyarakat yang menghadapi keadaan darurat di perairan atau situasi yang mengancam keselamatan jiwa agar segera menghubungi layanan darurat Basarnas melalui nomor 115 atau Kantor SAR terdekat untuk memperoleh penanganan secepat mungkin.

Example 300250
Example 120x600