Palembang, OPSI.co.id | Gerak cepat jajaran Polrestabes Palembang dalam meringkus predator anak SD di wilayah Gandus menuai apresiasi dari berbagai pihak tak terkecuali PGRI Kota Palembang, karena dinilai mampu memberikanr rasa lega bagi keluarga korban dan masyarakat yang sempat dihantui ketakutan.
Pengungkapan kasus seksual terhadap anak di bawah umur ini, setelah jajaran Satreskrim Polrestabes Palembang bersama tim gabungan Polda Sumsel melakukan serangkaian penyelidikan intensif.
Ketua PGRI Kota Palembang sekaligus Ketua Dewan Pendidikan Kota Palembang, H Ahmad Zulinto, langkah cepat kepolisian dalam membongkar kasus hingga meringkus pelaku rudapaksa patut diapresiasi.
“Kami mengapresiasi kinerja Polrestabes Palembang yang bergerak cepat menangkap pelaku. Penegakan hukum yang tegas sangat penting agar memberikan efek jera dan menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang berniat melakukan kejahatan terhadap anak,” ujarnya dalam keterangan, Selasa 12 Mei 2026.
Menurutnya, kasus tersebut harus menjadi alarm serius bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua, sekolah, dan pemerintah, agar memperkuat pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di luar rumah.
Ia menegaskan bahwa dunia pendidikan tidak boleh tinggal diam menghadapi maraknya kekerasan seksual terhadap anak. Sekolah, kata dia, harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mampu memberikan edukasi kepada siswa tentang perlindungan diri sejak dini.
“Semua pihak harus bersatu menjaga anak-anak kita. Jangan sampai ada lagi korban berikutnya. Perlindungan terhadap anak adalah tanggung jawab bersama,” katanya.
Kasus ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian. Masyarakat berharap pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar keadilan bagi korban benar-benar ditegakkan. (Hasan Basri MP)




















