PALEMBANG, opsi.co.id l Pengalaman belajar di ruang kelas saja tidak cukup untuk menyiapkan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) menghadapi tuntutan industri. Karena itu, SMK Negeri Sumatra Selatan membawa puluhan siswanya belajar langsung di lingkungan perhotelan melalui kegiatan cooking class di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu (28/10/2026).
Sebanyak 94 siswa mengikuti praktik memasak tersebut untuk memperdalam keterampilan vokasi sekaligus mengenal standar kerja profesional di industri perhotelan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran yang menghubungkan materi kurikulum dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Kepala SMK Negeri Sumatra Selatan, Drs. H. Zulkarnain, M.T., mengatakan, praktik langsung di industri diperlukan agar siswa memperoleh pengalaman belajar sesuai dengan standar yang berlaku di dunia kerja.
Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tuntutan kurikulum yang mengharuskan siswa menguasai keterampilan memasak melalui praktik yang memadai.
“Cooking class ini merupakan tuntutan kurikulum. Ada materi yang mengajarkan praktik memasak, tetapi jika hanya dilakukan di sekolah, standar praktiknya belum sepenuhnya terpenuhi. Karena itu, kami membawa siswa langsung ke industri, yakni Hotel Swarna Dwipa,” ujar Zulkarnain.
Ia menjelaskan, Hotel Swarna Dwipa dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena dinilai memiliki standar operasional dan kualitas pelayanan yang mendukung peningkatan kompetensi siswa.
Melalui kegiatan ini, para peserta didik diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai lingkungan kerja, standar pelayanan, serta tuntutan profesionalisme di sektor perhotelan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., yang meninjau langsung kegiatan tersebut, mengapresiasi kolaborasi antara SMK Negeri Sumatra Selatan dan manajemen Hotel Swarna Dwipa.
Menurut Mondyaboni, kemitraan antara satuan pendidikan dan dunia industri memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK agar lebih siap memasuki pasar kerja.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak hotel yang telah memberikan kesempatan kepada para siswa untuk belajar dan mengembangkan keterampilan secara langsung di lingkungan industri.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Hotel Swarna Dwipa atas kerja sama yang luar biasa dengan SMK Negeri Sumatra Selatan dalam membimbing anak-anak. Mudah-mudahan, nantinya ada lulusan dari sekolah ini yang bisa bekerja di Hotel Swarna Dwipa,” kata Mondyaboni.
Ia berpesan agar para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam belajar. Pengalaman di industri diharapkan menjadi bekal penting bagi siswa ketika menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia kerja.
Mondyaboni menegaskan, lulusan SMK harus mampu membuktikan bahwa pendidikan vokasi dapat menghasilkan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan industri. Kolaborasi semacam ini diharapkan terus diperkuat agar kompetensi lulusan semakin relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.
“SMK bisa, SMK hebat, Sumatra Selatan maju terus untuk semua!” ujarnya, disambut antusias para siswa dan guru pendamping.
Kegiatan cooking class ini menjadi salah satu upaya memperkuat pembelajaran berbasis industri. Dengan pengalaman praktik secara langsung, siswa diharapkan memiliki keterampilan yang lebih matang serta kesiapan menghadapi persaingan di dunia kerja, khususnya sektor perhotelan dan pariwisata.




















