Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner 728x250
Berita

Dua Jurnalis Dianiaya, Ketua DPRD Sumsel Desak Kapolda Tuntaskan Kasus

12
×

Dua Jurnalis Dianiaya, Ketua DPRD Sumsel Desak Kapolda Tuntaskan Kasus

Sebarkan artikel ini
Sejumlah wartawan bersama Koalisi Pers Sumatera Selatan berdiskusi dengan Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie di rumah dinas Ketua DPRD Sumsel, Palembang, Senin (19/10/2026). Pertemuan tersebut membahas kasus penganiayaan terhadap dua jurnalis sekaligus mendorong penegakan hukum yang tegas, transparan, dan tuntas.
Sejumlah wartawan bersama Koalisi Pers Sumatera Selatan berdiskusi dengan Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie di rumah dinas Ketua DPRD Sumsel, Palembang, Senin (19/10/2026). Pertemuan tersebut membahas kasus penganiayaan terhadap dua jurnalis sekaligus mendorong penegakan hukum yang tegas, transparan, dan tuntas.
Example 468x60

PALEMBANG, opsi.co.id l Ketua DPRD Sumatera Selatan Andie Dinialdie berkomitmen mendorong pengusutan kasus penganiayaan terhadap dua jurnalis di Palembang hingga tuntas. Ia berencana menemui Kapolda Sumsel pada Selasa (20/10/2026) guna memastikan perkara tersebut ditangani secara serius, transparan, dan profesional.

Komitmen itu disampaikan Andie saat menerima sejumlah wartawan untuk berdiskusi di rumah dinas Ketua DPRD Sumsel, Senin (19/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi kalangan pers untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mendesak penegakan hukum atas kekerasan yang menimpa dua jurnalis.

Example 300x600

Andie menyayangkan terjadinya kekerasan terhadap insan pers yang selama ini menjalankan fungsi jurnalistik untuk memenuhi hak masyarakat memperoleh informasi.

“Ini sangat disayangkan, terjadi pada media. Ini tidak wajar. Apalagi kawan media sudah sering kumpul di Polda Sumsel,” ujarnya.

Ia menegaskan, komunikasi langsung dengan Kapolda Sumsel akan dilakukan untuk mendorong agar kasus tersebut mendapat penanganan yang jelas dan tidak berlarut-larut.

Sementara itu, Koordinator Koalisi Pers Sumsel Ardhy Fitriansyah berharap pertemuan dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Ketua DPRD Sumsel dapat memperkuat dorongan agar kepolisian bergerak lebih cepat dalam mengungkap perkara tersebut.

Menurut Ardhy, keberadaan bukti berupa rekaman video dan foto semestinya dapat membantu penyidik menelusuri kejadian serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.

“Karena semuanya sudah terang benderang. Kami rasa, pihak kepolisian tidak sulit untuk mengusut kasus ini, tidak seperti kasus korupsi. Ini kan sudah ada video dan fotonya. Semoga dari rekomendasi Kompolnas ini, Polda Sumsel dapat bekerja lebih tegas dan cepat lagi dalam menangkap pelaku,” katanya.

Koalisi Pers Sumsel menegaskan, penanganan perkara ini tidak hanya menyangkut penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan, tetapi juga menyangkut jaminan keselamatan jurnalis dalam menjalankan tugas profesionalnya.

Proses hukum yang transparan dan akuntabel dinilai penting untuk memastikan adanya kepastian hukum sekaligus menjaga kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

Sebelum menerima perwakilan Koalisi Pers Sumsel, Andie terlebih dahulu menerima sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus untuk mendengarkan pokok persoalan. Setelah itu, ia melanjutkan pertemuan dengan kalangan pers guna menyerap aspirasi terkait kasus penganiayaan terhadap dua jurnalis tersebut.

Example 300250
Example 120x600